Minggu, 12 Juni 2022

ADAB DALAM MENYEMBELIH HEWAN

 🔰 UNTA INI MENANGIS KARENA ORANG ORANG MENYEMBELIH UNTA LAINNYA DIBELAKANG DIA

DAN UNTA INI TAHU BAHWA DIA AKAN MENDAPATKAN GILIRAN BERIKUTNYA SAMA SEPERTI TEMAN TEMAN LAINNYA

 

🛑FAHAMI ADAB DALAM MENYEMBELIH HEWAN KURBAN


“Rasulullah ﷺ pernah melewati seorang lelaki yang meletakkan kakinya di atas pipi (sisi) kambing dalam keadaan ia mengasah pisaunya sedangkan kambing tersebut memandang kepadanya (yang mengasah pisau ini)


Maka Rasulullah ﷺ bersabda: “Apakah engkau ingin mematikan'nya dua kali?,". “Mengapa kau tidak menajamkan pisaumu sebelum kau membaringkan nya ?

(Hadits Shahih Riwayat At Thabrani, Al Hakim, dan dalam kitab Shahih at targhib Al Albani no. 1090).


Syaikh Bin Baz rahimahullah mengatakan :


في الحديث أن البهائم لها مشاعر وأحاسيس، وكونها قد سُخرت لنا، لا يعني أن نعاملها معاملة الجماد دون مراعاة لمشاعرها.


Didalam hadist menerangkan bahwa hewan hewan itu mempunyai perasaan dan bahwa keadaan mereka yang telah kita manfaatkan, Bukan berarti bahwa kita memperlakukan mereka seperti benda mati tanpa memperhitungkan perasaan mereka.


Inilah betapa pentingnya berilmu sebelum beramal.

Barakallahu fiikum

Selasa, 03 Mei 2022

HUKUM MEMBERI UANG (HADIAH LEBARAN) KEPADA ANAK-ANAK TATKALA HARI RAYA

 📋HUKUM MEMBERI UANG (HADIAH LEBARAN) KEPADA ANAK-ANAK TATKALA HARI RAYA


✍Al-Lajnah Ad-Da'imah Lillbuhuts Al-Ilmiah wal Ifta'

(Komite Tetap Untuk Pembahasan Ilmiah & Fatwa)


ﺍﻟﺴﺆﺍﻝ : ﻋﻨﺪﻧﺎ ﺃﻃﻔﺎﻝ ﺻﻐﺎﺭ، ﻭﺗﻌﻮﺩﻧﺎ ﻓﻲ ﺑﻼﺩﻧﺎ ﺃﻥ ﻧﻌﻄﻴﻬﻢ ﺣﺴﺐ ﻳﻮﻡ

ﺍﻟﻌﻴﺪ ﺳﻮﺍﺀ ﺍﻟﻔﻄﺮ ﺃﻭ ﺍﻷﺿﺤﻰ ﻣﺎ ﻳﺴﻤﻰ ﺏ ( ﺍﻟﻌﻴﺪﻳﺔ ) ﻭﻫﻲ ﻧﻘﻮﺩ ﺑﺴﻴﻄﺔ، ﻣﻦ ﺃﺟﻞ ﺇﺩﺧﺎﻝ ﺍﻟﻔﺮﺡ ﻓﻲ ﻗﻠﻮﺑﻬﻢ، ﻓﻬﻞ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﻌﻴﺪﻳﺔ ﺑﺪﻋﺔ ﺃﻡ ﻟﻴﺲ ﻓﻴﻬﺎ ﺷﻲﺀ؟

ﺃﻓﻴﺪﻭﻧﺎ ﺃﻓﺎﺩﻛﻢ ﺍﻟﻠﻪ .


ﺍﻟﺠﻮﺍﺏ : ﻻ ﺣﺮﺝ ﻓﻲ ﺫﻟﻚ، ﺑﻞ ﻫﻮ ﻣﻦ ﻣﺤﺎﺳﻦ ﺍﻟﻌﺎﺩﺍﺕ، ﻭﺇﺩﺧﺎﻝ ﺍﻟﺴﺮﻭﺭ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﺴﻠﻢ، ﻛﺒﻴﺮﺍ ﻛﺎﻥ ﺃﻭ ﺻﻐﻴﺮﺍ، ﻭﺃﻣﺮ ﺭﻏﺐ ﻓﻴﻪ ﺍﻟﺸﺮﻉ ﺍﻟﻤﻄﻬﺮ .

ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ،

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ .


❓Pertanyaan :

"Kami memiliki anak-anak yang masih kecil, dan kebiasaan di negeri kami, baik idul fitri maupun idul adha memberi mereka semacam hadiah lebaran yang berisi uang yang tidak seberapa, tujuannya untuk memasukkan perasaan gembira kedalam hati-hati mereka. Apakah hadiah lebaran ini termasuk bid'ah, ataukah hal tersebut tidak mengapa ?".


✅Jawaban :

"Hal tersebut tidak mengapa, bahkan itu termasuk kebiasaan yang baik, dan memasukkan perasaan gembira terhadap seorang muslim, baik orang dewasa ataupun anak-anak termasuk perkara yang ditekankan dalam syariat (islam) yang suci ini."


___________________

📚 Al-Lajnah Ad-Da'imah Lilbuhuts Al-'ilmiah wal Ifta', No. Fatwa : 20195


Ketua : Asy-Syeikh Abdul Aziz bin Baz

Wakil : Asy-Syeikh Abdul Aziz Alu Syeikh

Anggota : As-Syeikh Sholih Al-Fauzan

Anggota : Asy-Syeikh Bakr Abu Zaid.


____________________

Translated by : HAN

📮 Telegram : t.me/hilalpalopo

Jumat, 08 April 2022

Ribawi

Tradisi Ribawi menjelang hari raya idul Fitri..


Oleh : Ustadz Ammi Nur Baits


Dalam kajian ekonomi islam, kita diperkenalkan dengan istilah BARANG RIBAWI (ashnaf ribawiyah).  Dan barang ribawi itu ada 6: emas, perak, gandum halus, gandum kasar, kurma, dan garam.


Keenam benda ribawi ini disebutkan dalam hadis dari Ubadah bin Shamit radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


"Jika emas dibarter dengan emas, perak ditukar dengan perak, gandum bur (gandum halus) ditukar dengan gandum bur, gandum syair (kasar) ditukar dengan gandum syair, korma ditukar dengan korma, garam dibarter dengan garam, maka takarannya HARUS SAMA dan TUNAI. Jika benda yang dibarterkan berbeda maka takarannya boleh sesuka hati kalian asalkan tunai” (HR. Muslim 4147).


Emas dan Perak diqiyaskan dengan kelomok pertama adalah MATA UANG dan semua alat tukar. Seperti uang kartal di zaman kita.


Bur, Sya’ir, Kurma, & Garam. Diqiyaskan dengan kelompok kedua adalah semua bahan makanan yang bisa disimpan (al-qut al-muddakhar). Seperti beras, jagung, atau thiwul, dsb..


Aturan Baku yang Berlaku :


Dari hadis di atas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan ketentuan


👉 Pertama, Jika tukar menukar itu dilakukan untuk barang yang sejenis,


Ada 2 syarat yang harus dipenuhi, WAJIB SAMA dan TUNAI. Misalnya: emas dengan emas, perak dengan perak, rupiah dengan rupiah, atau kurma jenis A dengan kurma jenis B, dst.  dalam hadis di atas, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan, harus SAMA takaran dan ukurannya serta TUNAI..


👉 Kedua, jika barter dilakukan antar barang yang berbeda, namun masih satu kelompok, 


syaratnya satu: WAJIB TUNAI, Misal: Emas dengan perak. Boleh beda berat, tapi wajib tunai. Termasuk rupiah dengan dolar. Sama-sama mata uang, tapi beda nilainya. Boleh dilakukan tapi harus TUNAI..


👉 Ketiga, jika barter dilakukan untuk benda yang beda kelompok, 


Tidak ada aturan khusus untuk ini. Sehingga boleh tidak sama dan boleh tidak tunai. Misalnya, jual beli beras dengan dibayar uang atau jual beli garam dibayar dengan uang. Semua boleh terhutang selama saling ridha.


🌿🌿🌿🌿


Tukar menukar uang receh yang menjadi tradisi di masyarakat kita, dan di situ ada kelebihan, termasuk riba. Rp 100rb ditukar dengan pecahan Rp 5rb, dengan selisih 10rb atau ada tambahannya. Ini termasuk transaksi riba. Karena nilainya tidak sama, meskipun dilakukan secara tunai.


Karena rupiah yang ditukar dengan rupiah, tergolong tukar menukar yang sejenis, syaratnya ada dua, yaitu HARUS sama nilai dan tunai. Jika ada tambahan, hukumnya riba.


Bagaimana jika itu dilakukan saling ridha? Bukankah jika saling ridha menjadi diperbolehkan. Karena yang dilarang jika ada yang terpaksa dan tidak saling ridha.


Dalam transaksi haram, sekalipun pelakunya saling ridha dan ikhlas, tidak mengubah hukum. Karena transaksi ini diharamkan bukan semata terkait hak orang lain. Tapi dia diharamkan karena melanggar aturan syariat.


Orang yang melakukan transaksi riba, sekalipun saling ridha, tetap dilarang dan nilainya dosa besar.


Transaksi jual beli khamr atau narkoba, hukumnya haram, sekalipun pelaku transaksi saling ridha.


Wallahu'alam..


🌹🌹🌹🌹

Minggu, 10 Oktober 2021

Doa Setelah Tahiyat Sebelum Salam

 بسم الله الرحمن الرحيم


_*Doa Setelah Tahiyat Sebelum Salam*_


*اَللَّهُمَّ بِعِلْمِكَ الْغَيْبَ وَقُدْرَتِكَ عَلَى الْخَلْقِ* 

_Allaahumma bi'ilmikal ghoiba wa qudrotika 'alal kholqi_

*Ya Allah, dengan ilmuMu atas yang gaib dan dengan kemahakuasaanMu atas seluruh makhluk,*


*أَحْيِنِيْ مَا عَلِمْتَ الْحَيَاةَ خَيْرًا لِيْ،*

_ahyinii maa 'alimtal hayaata khoiron lii_

*Perpanjanglah hidupku, bila Engkau mengetahui bahwa kehidupan selanjutnya lebih baik bagiku.*


*وَتَوَفَّنِيْ إِذَا عَلِمْتَ الْوَفَاةَ خَيْرًا لِيْ،*

_wa tawaffanii idzaa 'alimtal wafaata khoiron lii,_

*Dan matikan aku dengan segera, bila Engkau mengetahui bahwa kematian lebih baik bagiku.*


*اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ خَشْيَتَكَ فِي الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ،*

_Allaahumma innii as-aluka khosy-yataka fil ghoibi wasy-syahaadati,_

*Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu agar aku takut kepadaMu dalam keadaan sembunyi (sepi) atau ramai.*


*وَأَسْأَلُكَ كَلِمَةَ الْحَقِّ فِي الرِّضَا وَالْغَضَبِ،*

_wa as-aluka kalimatal haqqi fir-ridhoo wal ghodhobi,_

*Aku mohon kepadaMu, agar dapat berpegang dengan kalimat hak di waktu rela atau marah.*


*وَأَسْأَلُكَ الْقَصْدَ فِي الْغِنَى وَالْفَقْرِ،*

_wa as-alukal qoshda fil ghinaa wal faqri,_

*Aku minta kepadaMu, agar aku bisa melaksanakan kesederhanaan dalam keadaan kaya atau fakir,*


*وَأَسْأَلُكَ نَعِيْمًا لاَ يَنْفَدُ،*

_wa as-aluka na'iimaan laa yanfadu,_

*aku mohon kepadaMu agar diberi nikmat yang tidak habis*


*وَأَسْأَلُكَ قُرَّةَ عَيْنٍ لاَ يَنْقَطِعُ،*

_wa as-aluka qurrota 'ainin laa yanqothi',_

*dan aku minta kepadaMu, agar diberi penyejuk mata yang tak putus*


*وَأَسْأَلُكَ الرِّضَا بَعْدَ الْقَضَاءِ،* 

_wa as-alukar-ridhoo ba'dal qodhoo-i,_

*Aku mohon kepadaMu agar aku dapat rela setelah qadhaMu (turun pada kehidupanku).*


*وَأَسْأَلُكَ بَرْدَ الْعَيْشِ بَعْدَ الْمَوْتِ،* 

_wa as-aluka bardal 'aisy ba'dal mauti,_

*Aku mohon kepadaMu kehidupan yang menyenangkan setelah kematian*


*وَأَسْأَلُكَ لَذَّةَ النَّظَرِ إِلَى وَجْهِكَ* 

_wa as-aluka ladz-dzatan-nazhori ilaa wajhika_

*Aku mohon kepadaMu kenikmatan memandang wajahMu (di Surga),*


*وَالشَّوْقَ إِلَى لِقَائِكَ فِيْ غَيْرِ ضَرَّاءَ مُضِرَّةٍ وَلاَ فِتْنَةٍ مُضِلَّةٍ،* 

_wasy-syauqo ilaa liqoo-ika fii ghoiri dhorroo-a mudhirratin wa laa fitnatin mudhillatin,_

*rindu bertemu denganMu tanpa penderitaan yang membahayakan dan fitnah yang menyesatkan.*


*اَللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِيْنَةِ اْلإِيْمَانِ* 

_allaahumma zayyinnaa biziinatil iimaani_

*Ya Allah, hiasilah kami dengan keimanan*


*وَاجْعَلْنَا هُدَاةً مُهْتَدِيْنَ*

           _waj'alnaa hudaatan muhtadiin._

  *dan jadikanlah kami sebagai penunjuk jalan (lurus) yang memperoleh bimbingan dariMu.*


HR. An-Nasai 3/54-55 dan Ahmad 4/364. Dinyatakan oleh Al-Albani shahih dalam Shahih An-Nasai 1/281.


Sumber: Hisnul Muslim.

Sabtu, 17 April 2021

Bahaya Teman Yg Buruk

BAHAYA TEMAN YG BURUK

Al-Imam Abu Hatim Ibnu Hibban rahimahullah berkata

Semua teman duduk yg seseorang tdk bisa mengambil manfaat berupa kebaikan darinya, maka duduk berdekatan dgn anjing lebih baik dibandingkan bergaul dengannya, & siapa yg suka berteman dgn org yg buruk perbuatannya, maka dia tdk akan selamat, sebagaimana siapa yg suka masuk ketempat perbuatan yg buruk maka dia akan dicurigai atau dituduh ikut melakukannya

(Raudhatul Uqala',hal:103)

Minggu, 04 April 2021

10 perkara sia-sia dan tidak bermanfaat

 🥀 *10 PERKARA TIDAK BERMANFAAT* 🥀



Berkata AL-IMAM IBNUL QOYYIM RAHIMAHULLAH

✅10 perkara sia-sia dan tidak bermanfaat :

▪عِلم لا يُعمل به،

▪وعمل لا إخلاص فيه،

▪ومال لا يُنفق منه،

▪وقلب فارغ من محبة الله والشوق إليه,

▪وبَدن مُعطَّل من طاعته،

▪ومحبة لا تتقيد برضاء المحبوب وامتثال أوامره,

▪ووقت مُعطَّل عن اغتنام بِرٍّ،

▪وفِكر يجول فيما لا يَنفَع،

▪وخِدمة مَن لا تُقرِّبك خدمته إلى الله ولا تعود عليك بصلاح دُنياك،

▪وخوفك ورجاؤك لمن ناصيته بيد الله.

▪Ilmu tanpa amalan, 

▪Amalan tanpa keikhlasan, 

▪Harta yang tidak diinfakkan, 

▪Hati yang kosong dari rasa cinta dan rindu kepada Allah Ta'ala, 

▪Tubuh yang tidak dimanfaatkan untuk keta'ataan, 

▪Kecintaan kepada Allah Ta'ala namun tidak berpegang kepada ridho Allah dan mentaati perintah_Nya,

▪Waktu yang tidak dimanfaatkan untuk berbuat kebaikan, 

▪Pikiran yang menerawang pada perkara yang tidak bermanfaat, 

▪Membantu orang yang tidak mendekatkan dirimu kepada Allah Ta'ala dan tidak pula mendatangkan kebaikan duniamu, 

▪Rasa takut dan harapanmu kepada manusia.

📚 (Al-Fawaid, Hal : 112)

Alih bahsa ;

========================

✍ *Ustadz Sahl Abu Abdillah* _hafizhahullah_

Kamis, 18 Maret 2021

FATWA-FATWA PENTING BERKAITAN DENGAN HARI JUM'AT

 📝 *FATWA-FATWA PENTING BERKAITAN DENGAN HARI JUM'AT*📍


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


⛔️ من صلى الجمعة بأهله في بيته فإنهم يعيدونها ظهراً ، ولا تصح منهم صلاة الجمعة


barangsiapa yang shalat Jum'at dirumahnya dengan keluarganya maka mereka harus mengulangi shalatnya menjadi shalat Dzuhur, dan tidak sah sholat Jum'atnya.

___ 

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/196).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


💡الواجب على الرجال أن يصلوا الجمعة مع إخوانهم المسلمين في بيوت الله ، أماالنساء فليس عليهن جمعة ، والواجب عليهن ان يصلين ظهرا


Kewajiban bagi para lelaki adalah untuk shalat Jum'at bersama saudara-saudaranya kaum muslimin di rumah-rumah Allah, adapun wanita tidaklah ada kewajiban shalat Jum'at, kewajiban bagi mereka adalah shalat Dzuhur.

___

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/196).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


✋ أمر عثمان رضي الله عنه يوم الجمعة بالأذان الأول ، وليس ببدعة لما سبق من الأمر باتباع سنة الخلفاء الراشدين


Utsman radhiyallahu 'anhu memerintahkan dihari Jum'at dengan adzan pertama, dan itu bukan hal yang bid'ah, karena telah terdahulu perintah untuk mengikuti sunnahnya Khulafaur Rasyidin.

_____

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/198).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


⛔️ لايجوز لمن في المسجد أن يتكلم أثناء خطبة الجمعة مع آخر مطلقاً 


Tidak diperbolehkan bagi seorang yang didalam masjid untuk berbicara dengan selainnya ketika terselenggara khutbah secara mutlak.

___

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/201).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


↩️ أما الإمام فله أن يتكلم بما يرى فيه المصلحة 


Adapun imam maka baginya boleh berbicara dengan sesuatu yang dia anggap ada mashlahat (kebaikan) nya.

___

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/202).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


✔️ تجوز إقامة الجمعة لو قل العدد عن أربعين ؛ لعموم قوله تعالى : (يا أيها الذين آمنوا إذا نودي للصلاة من يوم الجمعة فاسعوا إلى ذكر الله)


Boleh menegakkan sholat Jum'at walaupun jumlahnya lebih sedikit dari empat puluh, sesuai dengan keumuman firman Allah; "Wahai orang-orang yang beriman, jika kalian dipanggil untuk melaksanakan shalat Jum'at maka bersegeralah untuk mengingat Allah."

_____

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/215).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


👈 إذا صلى الخطيب على النبي صلى الله عليه وسلم فيصلي المستمع من غير رفع الصوت


Jika seorang khatib bershalawat kepada Nabi shalallahu alaihi wasallam maka hendaklah para pendengar juga bershalawat tanpa mengeraskan suara.

____

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/217).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


⬅️ من فاتته ركعة من صلاة الجمعة وأدرك ركعة فقط صلى معها ركعة وكانت له جمعة ، لأنه صح عن النبي مايدل على ذلك


Barangsiapa yang terluputkan satu rakaat dari shalat Jum'at dan hanya mendapatkan satu rakaat saja, maka ia menambah shalatnya satu rakaat saja dan itu teranggap mendapatkan Jum'at, karena telah shahih dari Nabi shalallahu alaihi wasallam yang menunjukkan hal tsb.

____

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/225).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


✔️ من السنة أن يسلم الخطيب على الجماعة إذا صعد على المنبر قبل أن يجلس


Diantara perkara yang sunnah adalah seorang khatib memberi salam kepada jama'ah ketika telah naik diatas mimbar sebelum ia duduk.

___ 

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/234).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


⬅️ كلام الإنسان مع غير الإمام حال خطبة الجمعة حرام


Seseorang yang berbicara bersama selain imam ketika kondisi khutbah Jum'at adalah perkara haram.

___

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/240).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


⛔️ لا يجوز تشميت العاطس ، ولا رد السلام ، والامام يخطب ، على الصحيح من أقوال العلماء


Tidak diperbolehkan menjawab doa seorang yang bersin (dengan yarhamukallah; pent), dan tidak boleh pula menjawab salam dalam kondisi imam berkhutbah menurut pendapat yang benar dari pendapat-pendapat para ulama.

__

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/242).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


⬅️ ليس لصلاة الجمعة سنة راتبة قبلها ، لكن يشرع التنفل بما شاء قبل دخول الإمام


Tidak ada shalat sunnah rawatib qobliyah pada shalat Jum'at, namun disyariatkan untuk melakukan shalat sunnah (mutlak; pent) sesuai keinginannya sebelum imam masuk.

___

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/249).


●▬▬▬▬▬۩📗۩▬▬▬▬▬●


✔️ المشروع أن يقرأ في صلاة الجمعة بسورتي (سبح والغاشية) أو (الجمعة والمنافقون) أو (الجمعة وهل أتاك حديث الغاشية)


Disyariatkannya untuk membaca pada shalat Jum'at dengan dua surah; (Sabbihisma & Al Ghasyiyah) atau (Al Jum'ah dan Al Munafiqun) atau (Al Jum'ah dan Hal ataka haditsul ghasyiyah).

____

📚 Al Lajnah Ad Daimah (8/279).


=========================


✍🏽 *Ustadz Fauzan Abu Muhammad Al-Kutawy _hafidzahullah_*


——————————————————

⤵⤵⤵ Yuk gabung di:

▪Web: http://ldssilsilahdurus.com

▪Telegram: https://goo.gl/cBcFBb

▪Instagram: https://goo.gl/tCXsKt

▪Facebook: Fauzan Al Kutawy

▪ YouTube: http://bit.ly/Youtube-SilsilahDurus

▪Daftar WhatsApp:

http://bit.ly/Bagi_Faidah_Ikhwah

http://bit.ly/Bagi_Faidah_Akhwat

________

*--- Sebarkan FAiDaH*

      *--- Niatkan IbadaH*

             *--- Raihlah JannaH*

___

📱 *Grup bAGI FAiDaH* 📚