ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
Tanya :
Bagaimana tata cara menguburkan bagian anggota tubuh yang diamputasi karena penyakit?
Jawab :
Bagian tubuh yang diamputasi dibungkus dengan kain, akan tetapi tidak dimandikan, tidak disholati, dan dikubur di kuburan atau di tempat yang baik.
Wallahu a’lam
(lihat fatwa AlLajnah Ad Daimah no. 11266)
(Ustadz Ayyub)
Kamis, 24 April 2014
Ber'islamlah Secara Kaffah
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
Tanya :
Berislamlah Secara Kaffah
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴِّﻠْﻢِ ﻛَﺎﻓَّﺔً
" Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan) ." Qs Al-Baqarah 208,
Maksudnya masuk Islam secara keseluruhan bagaimana ya?
Jawab :
Yaitu pada seluruh syari’at agama Islam ini.
Dan tidak meninggalkan sedikitpun dari syari’at Islam.
Dia tidak menjadi seseorang yang apabila syari’at ini sesuai dengan hawa nafsunya dia ikuti, akan tetapi kalau tidak sesuai dia tinggalkan dan dia selisihi.
Justru yang semestinya bahwasanya hawa nafsu dan keinginan seseorang itu tunduk kepada syari’at agama ini.
Wallahua’lam.
(Ustadz Ayyub)
Tanya :
Berislamlah Secara Kaffah
ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺍﺩْﺧُﻠُﻮﺍ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴِّﻠْﻢِ ﻛَﺎﻓَّﺔً
" Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam secara kaffah (keseluruhan) ." Qs Al-Baqarah 208,
Maksudnya masuk Islam secara keseluruhan bagaimana ya?
Jawab :
Yaitu pada seluruh syari’at agama Islam ini.
Dan tidak meninggalkan sedikitpun dari syari’at Islam.
Dia tidak menjadi seseorang yang apabila syari’at ini sesuai dengan hawa nafsunya dia ikuti, akan tetapi kalau tidak sesuai dia tinggalkan dan dia selisihi.
Justru yang semestinya bahwasanya hawa nafsu dan keinginan seseorang itu tunduk kepada syari’at agama ini.
Wallahua’lam.
(Ustadz Ayyub)
Orang kafir, musyrik dan munafik itu di golongkan penghuni neraka
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
Tanya :
Mengapa orang kafir, musyrik dan munafik itu di golongkan penghuni neraka?
Jawab :
Orang kafir, musyrik dan munafik adalah penghuni neraka karena mereka telah menentang ketetapan Allah ta'ala untuk beriman kepada-Nya, padahal Dialah yang menciptakan mereka dan menganugerahkan berbagai kenikmatan kepada mereka, maka tidak ada kezaliman yang lebih besardari kekafiran, kesyirikan dan kemunafikan.
Dan karena sempurnanya keadilan Allah ta'ala, maka orang yang beriman dimasukkan ke dalam surga,dan orang yang kafir dimasukkan kedalam neraka, tentunya bukan suatu keadilan kalau disamakan.
ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺁﻟﻪﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ
(Ustadz Sofyan Chalid Ruray)
Tanya :
Mengapa orang kafir, musyrik dan munafik itu di golongkan penghuni neraka?
Jawab :
Orang kafir, musyrik dan munafik adalah penghuni neraka karena mereka telah menentang ketetapan Allah ta'ala untuk beriman kepada-Nya, padahal Dialah yang menciptakan mereka dan menganugerahkan berbagai kenikmatan kepada mereka, maka tidak ada kezaliman yang lebih besardari kekafiran, kesyirikan dan kemunafikan.
Dan karena sempurnanya keadilan Allah ta'ala, maka orang yang beriman dimasukkan ke dalam surga,dan orang yang kafir dimasukkan kedalam neraka, tentunya bukan suatu keadilan kalau disamakan.
ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺁﻟﻪﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ
(Ustadz Sofyan Chalid Ruray)
IBNU SINA, CENDEKIAWAN MUSLIMKAH ?
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al-Fauzan hafizhahullah ('Ulama Besar Ahlussunnah Negeri Saudi Arabia) ditanya..> PERTANYAAN :
"Syaikh yang mulia, semoga Allah memberi kebaikan kepadamu.
Apa pendapatmu kepada orang yang memuji Ibnu Sina dan menjadikan dia termasuk salah satu ulama kaum muslimin? Semoga Allah membalas kebaikan kepadamu."
> JAWABAN :
"Orang yang mengatakan hal tersebut berada diantara dua kemungkinan. Kemungkinan pertama dia adalah orang jahil dan tidak mengetahui keadaan Ibnu Sina, maka orang yang demikian tidak pantas untuk berbicara tentang Ibnu Sina, yang menjadi kewajibannya adalah diam. Kemungkinan kedua dia mengetahui keadaan asli Ibnu Sina, tahu kekafirannya, menetapkan hal tersebut, maka hukumnya sebagaimana Ibnu Sina, dan kita berlindung kepada Allah dari hal yang demikian.
Karena diamengetahui dan menetapkan kekafiran Ibnu Sina namun dia malah memberikan pujian kepadanya, sungguh ini perkara yang berbahaya.
Akan tetapi sebagian orang yang memberikan pujian kepada Ibnu Sina karena penghormatan bahwa dia seorang dokter saja. Ini merupakan perkara dunia.
Dia (Ibnu Sina) seorang dokter dan diantara orang kafir ada dokter yang lebih ahli dari pada Ibnu Sina, maka mengapa hanya mengkhususkan pujian kepada Ibnu Sina ? Mereka katakan, 'Karena Ibnu Sina itu menyandarkan dirinya kepada Islam, sehingga ini merupakan kebanggaan untuk Islam.
'Kita katakan,'Islam berlepas diri darinya dan Islam tidak membutuhkannya.
'Kesimpulannya bahwa Ibnu Sina tidak layak untuk dipuji dan diberi rekomendasi karena dia seorang penganut sekte Bathiniyyah (salah satu aliran Syi’ah), seorang ahli filsafat, atheis, dia bolehnya menyatakan bahwa alam ini terdahulu (maksudnya alam lebih dahulu ada dibandingkan Allah)."
_______________________________________________
[At Ta’liiq Al Mukhtashar ‘alalQasiidah An Nuuniyah, hal. 1328]
Semoga Bermanfaat !
ﻭﺑﺎﻟﻠﻪ ﺍﻟﺘﻮﻓﻴﻖ ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﺳﻠﻢ
10 SAMPAH JIWA MENURUT IBNUL QAYYIM
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
Ibnul Qayyim rahimahullâh ( Wafat:751-H ) Mengatakan;
“Ada Sepuluh hal yang tidak bermanfaat, layaknya sampah buangan bagi seorang insan [1]:
- ✒01: ﻋﻠﻢ ﻻ ﻳﻌﻤﻞ ﺑﻪ
Ilmu yang mengendap lantas mati, tidak terhidupkan dalam wujud amal yang shalih
- ✒02: ﻭﻋﻤﻞ ﻻ ﺇﺧﻼﺹ ﻓﻴﻪ ﻭﻻ ﺍﻗﺘﺪﺍﺀ
Amal yang kosong dari ruh keikhlasan dan sunyi dari spirit mutâba’ah kepada sunnah.
- ✒03: ﻭﻣﺎﻝ ﻻ ﻳﻨﻔﻖ ﻣﻨﻪ ﻓﻼ ﻳﺴﺘﻤﺘﻊ ﺑﻪ ﺟﺎﻣﻌﻪ ﻓﻲﺍﻟﺪﻧﻴﺎﻭﻻ ﻳﻘﺪﻣﻪ ﺃﻣﺎﻣﻪ ﻓﻲ ﺍﻵﺧﺮﺓ .
Harta yang tidak di-infaq-kan dijalan Allâh, tidak pula mampu dinikmati oleh para penimbunnya didunia, dan tidak juga akan dihadirkan di hadapannya kelak di akhirat.
- ✒04: ﻭﻗﻠﺐ ﻓﺎﺭﻍ ﻣﻦ ﻣﺤﺒﺔ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺸﻮﻕ ﺇﻟﻴﻪ ﻭﺍﻷﻧﺲﺑﻪ
Hati yang kosong dari Mahabbatullâh (cinta pada Allâh), melompong dari rasa kerinduan dan kesukaan pada-Nya.
- ✒05: ﻭﺑﺪﻥ ﻣﻌﻄﻞ ﻣﻦ ﻃﺎﻋﺘﻪ ﻭﺧﺪﻣﺘﻪ
Badan yang kosong dari ketaatan dan pengkhidmatan pada-Nya subhânahu wata’âla.
- ✒06: ﻭﻣﺤﺒﺔ ﻻ ﺗﺘﻘﻴﺪ ﺑﺮﺿﺎﺀ ﺍﻟﻤﺤﺒﻮﺏ ﻭﺍﻣﺘﺜﺎﻝ ﺃﻭﺍﻣﺮﻩ
Rasa cinta pada Allâh yang tidak terikat dengan keridhaan dan kepatuhan pada perintah-Nya
- ✒07: ﻭﻭﻗﺖ ﻣﻌﻄﻞ ﻋﻦ ﺍﺳﺘﺪﺭﺍﻙ ﻓﺎﺭﻁ ﺃﻭﺍﻏﺘﻨﺎﻡ ﺑﻪﻭﻗﺮﺑﺔ
Waktu yang kosong dari koreksi terhadap kealpaan diri, hampa dari amalan yang bermanfaat, dan sunyi dari ibadah yang bisa mendekatkan pada Ilahi.
- ✒08: ﻭﻓﻜﺮ ﻳﺠﻮﻝ ﻓﻴﻤﺎ ﻻ ﻳﻨﻔﻊ
Pikiran yang berkelana, lalu singgah pada hal-hal yang tidak bermanfaat
- ✒09: ﻭﺧﺪﻣﺔ ﻣﻦ ﻻ ﺗﻘﺮﺑﻚ ﺧﺪﻣﺘﻪ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻻ ﺗﻌﻮﺩﻋﻠﻴﻚﺑﺼﻼﺡ ﺩﻧﻴﺎﻙ
Pengkhidmatan kepada mereka yang tidak bisa mendekatkan dirimu pada Allâh, dan tidak pula pengkhidmatan tersebut kembali padamu dalam wujud kemaslahatan dunia bagimu.
- ✒10: ﻭﺧﻮﻓﻚ ﻭﺭﺟﺎﺅﻙ ﻟﻤﻦ ﻧﺎﺻﻴﺘﻪ ﺑﻴﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻫﻮ ﺃﺳﻴﺮﻓﻲﻗﺒﻀﺘﻪ ﻭﻻ ﻳﻤﻠﻚ ﻟﻨﻔﺴﻪ ﺿﺮﺍ ﻭﻻ ﻧﻔﻌﺎ ﻭﻻ ﻣﻮﺗﺎ ﻭﻻﺣﻴﺎﺓ ﻭﻻﻧﺸﻮﺭﺍ .
Rasa takut & harapmu yg engkau peruntukkan bagi selain Allâh, padahal Allâh adalah Dzat yg memegang ubun-ubun mereka yang memiliki dan menguasai mereka secara mutlak.
Sementara mereka, adalah tawanan dalam kekuasaan-Nya.
Sementara mereka, tidak mampu mendatangkan manfaat bagi diri mereka sendiri sekalipun, tidak juga mampu menolak mudharat, tidak sanggup menolak maut, kehidupan dan kebangkitan.
************
*** “Semua itu adalah buih yang mengendap, sampah tak bermanfaat yang menumpuk, lantas mengerak, untuk kemudian mengotori jiwa, lalu membunuhnya perlahan dengan racunnya.
✒Semoga Allâh membersihkan sampah-sampah jiwa, sebelum jiwa itu menjadi sampah yang terpaksa dibuang dan dibersihkan.” Aamiin ya Rabbal ‘aalamiin in Fawaa-id, Hikmah, Yang Melintas diHati
1] Nukilah dari kitab Mausū’atul Akhlâq waz Zuhdi war Raqâ-iq:1/10-11, Yâsir Abdurrahmân, cet.-1 Mu-assasah Iqrâ’, tahun 1428.
Rabu, 23 April 2014
Perintah Nabi Agar Memelihara Jenggot
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
- *Hadits pertama, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma , Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
ﺃَﺣْﻔُﻮﺍ ﺍﻟﺸَّﻮَﺍﺭِﺏَ ﻭَﺃَﻋْﻔُﻮﺍ ﺍﻟﻠِّﺤَﻰ
"Potong pendeklah kumis dan biarkanlah (peliharalah) jenggot.” (HR. Muslim no.623)
- * Hadits kedua , dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma , Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
ﺧَﺎﻟِﻔُﻮﺍ ﺍﻟْﻤُﺸْﺮِﻛِﻴﻦَ ﺃَﺣْﻔُﻮﺍ ﺍﻟﺸَّﻮَﺍﺭِﺏَ ﻭَﺃَﻭْﻓُﻮﺍ ﺍﻟﻠِّﺤَﻰ
“Selisilah orang-orang musyrik. Potong pendeklah kumis dan biarkanlah jenggot.” (HR. Muslim no.625)
- * Hadits ketiga , dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma , beliau berkata,
ﺃَﻧَّﻪُ ﺃَﻣَﺮَ ﺑِﺈِﺣْﻔَﺎﺀِ ﺍﻟﺸَّﻮَﺍﺭِﺏِ ﻭَﺇِﻋْﻔَﺎﺀِ ﺍﻟﻠِّﺤْﻴَﺔِ .
“Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk memotong pendek kumis dan membiarkan (memelihara) jenggot.” (HR. Muslim no.624)
- * Hadits keempat, dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu , Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
ﺟُﺰُّﻭﺍ ﺍﻟﺸَّﻮَﺍﺭِﺏَ ﻭَﺃَﺭْﺧُﻮﺍ ﺍﻟﻠِّﺤَﻰ ﺧَﺎﻟِﻔُﻮﺍ ﺍﻟْﻤَﺠُﻮﺱَ
“Pendekkanlah kumis dan biarkanlah (perihalah) jenggot dan selisilah Majusi.” (HR. Muslim no.626)
- * Hadits kelima, dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma , Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
ﺍﻧْﻬَﻜُﻮﺍ ﺍﻟﺸَّﻮَﺍﺭِﺏَ ، ﻭَﺃَﻋْﻔُﻮﺍ ﺍﻟﻠِّﺤَﻰ
“Cukur habislah kumis dan biarkanlah (peliharalah) jenggot. ” (HR. Bukhari no.5893)
MAKSIAT MENGHALANGI KETAATAN
ﺑِﺴْﻢِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺍﻟﺮَّﺣْﻤَﻦِ ﺍﻟﺮَّﺣِﻴﻢِ
Andaikan perbuatan dosa tidak ada hukumannya kecuali akan menghalangi dari ketaatan, serta merintangi jalan menuju ketaatan kedua, ke-tiga, ke-empat dan seterusnya, maka hukuman ini sudah cukup.✅
Banyak Sekali ketaatan yang terputus oleh dosa.
Padahal satu ketaatan lebih baik dari pada dunia beserta isinya.
Hal ini bagaikan seorang yang memakan suatu hidangan makanan yang menyebabkan sakit berkepanjangan sehingga dia tidak bisa menikmati berbagai hidangan yang lebih enak dari pada hidangan sebelumnya.
Wallahulmusta'an.
♻WhatsApp Syiar Tauhid♻
Langganan:
Postingan (Atom)












